Tahukah Anda bahwa menyimpan terlalu lama air minum dalam bejana dari aluminium dapat mengganggu kesehatan Anda? Lebih murah jika Anda menggunakan tempat yang terbuat dari aluminium hanya waktu memasak saja. Mengapa?
Ketika saya masih kuliah, ada salah satu dosen kesehatan lingkungan saya yang mengatakan bahwa aluminium hanya dibutuhkan sangat sedikit sekali dalam tubuh kita. Jika terlalu banyak dikonsumsi, akan disimpan di dalam organ dalam ; pancreas. Zat logam yang tersimpan dalam organ dalam manusia tidak akan dapat dikeluarkan. Padahal jika Pancreas Anda bermasalah, dapat mengganggu sekresi insulin. Jika ini terjadi, ujung-ujungnya dapat mengakibatkan diabetes mellitus.
Saya sendiri belum tahu apakah sudah ada penelitan khusus untuk ini. Tetapi lebih baik mencegah saja dari pada terkena penyakit kronis yang pengobatannya makan biaya besar. Saya pernah melihat, air yang agak lama disimpan di panci aluminium ternyata dinding pancinya mengalami penipisan. Jadi, jika fungsi panci sudah dapat digantikan dengan yang lain, ya segera dipindahkan saja. Lebih aman di bejana yang terbuat dari kaca.
Saat ini berkembang penyakit yang bersifat degeneratif. Salah satu penyebabnya adalah menurunnya fungsi paru, jantung dan pembuluh darah. Mengobati penyakit degeneratif ini membutuhkan waktu lama, biaya yang sangat besar dan belum tentu hasilnya maksimal. Jadi lebih murah jika Anda mencegahnya dengan senantiasa memberi perhatian kepada tiga aspek tersebut.
1. Jantung
Tugas jantung memompa darah bersih berisi zat makanan dan oksigen ke seluruh bagian tubuh dan menyerap kembali darah yang membawa ”sampah” hasil metabolisme dari seluruh bagian tubuh untuk diproses ulang. Pertahankan kekuatan otot jantung harus Anda dan tingkatkan kemampuan pompanya. Dengan demikian sangat mudah ditebak, bahwa kemampuan yang terbaik adalah dengan sedikit kali pompa sudah dapat memenuhi kebutuhan sebanyak mungkin kegiatan.
Dalam keadaan normal umumnya jantung manusia berdetak 80 kali per menit. Jika Anda sukses mempertahankan jumlah itu, apalagi dapat menurunkan tanpa ada keluhan berarti dalam kegiatan Anda, Anda sudah luar biasa. Dilatih dengan latihan erobik (lari tetapi bukan sprint, jalan cepat, bersepeda, berenang, dll)
2. Paru
Paru bertugas mencari oksigen dari udara bebas. Pertahankan fungsi Paru Anda. Menyerap sebanyak mungkin oksigen yang dibutuhkan tubuh. Menampung semaksimal mungkin udara yang diserap ke dalam rongga paru. Membuat otot nafas utama (otot diafragma) dalam kondisi yang optimal ; kuat, terkendali, dan maksimal. Kondisikan rongga dada Anda selalu dalam keadaan paling luas ; badan tegak dengan dada membusung. Dalam keadaan normal umumnya manusia dewasa bernafas 12-20 kali per menit. Yang ingin tambah detil informasi tentang sistem pernafasan, klik disini.
3. Sirkulasi Darah
Sirkulasi darah ke seluruh tubuh dikirim melalui pembuluh darah arteri (tidak perlu saya detilkan namanya, nanti malah bingung yah...) yang bersifat elastis. Nah, tugas Anda adalah mempertahankan elastisitas pembuluh darah ini. Kenapa harus elastis? Untuk mengimbangi kekuatan pompa dari jantung. Bisa Anda bayangkan jika pembuluh darah ini mengeras dan tidak elastis sementara darah harus segera dikirim ke seluruh tubuh? Akhirnya jantung memompa semakin kuat dan kuat dan .....
Untuk mempertahankan dan meningkatkan elastisitas pembuluh darah bukan hanya dibutuhkan latihan erobik, tetapi juga berkaitan dengan jenis dan jumlah makanan yang Anda konsumsi (wah... nambah lagi dong yang harus dipelajari..!), juga lingkungan Anda termasuk kebiasaan merokok.
Darah yang membawa ”sampah” hasil metabolisme tubuh Anda diserap lewat pembuluh darah Vena. Anda tahu darah bersifat cair, jadi Anda juga harus perhatikan faktor percepatan, gravitasi bumi, dan sikap tubuh. Jika jantung sedang ”kuat-kuatnya bekerja”, misalnya habis jalan jauh atau berolahraga, Anda ”beri jalan” kepada yang akan melewati pembuluh darah, jangan dihambat. Contoh, lutut jangan dilipat, duduk dengan posisi tertentu tidak lebih dari dua jam, dll.
Ingin tahu lebih lengkap tentang jantung, paru dan pembuluh darah, klik di sini. Banyak juga yang ingin membantu kerja pembuluh darah dengan cara dipijit. Jika otot-otot Anda terasa pegal-pegal, itu disebabkan terjadi penumpukan ”sampah” hasil metabolisme. Dengan memahami arah sirkulasi darah, dapat Anda pahami bahwa jika memijit harus selalu ke arah jantung. Dengan demikian sampah segera dibuang dan Anda merasa segar kembali.
Tiga aspek ini sangat dinamis. Jika Anda periksa denyut jantung hari ini baik dan Anda lupa dengan program latihan paru jantung dan pembuluh darah ini, maka belum tentu beberapa waktu ke depan hasil pemeriksan Anda akan memberikan hasil yang sama. Lebih murah dan menyenangkan dengan cara mencegah, jangan sampai Anda terkena penyakit degeneratif akibat menurunnya fungsi jantung paru dan pembuluh darah ini.
Salam Sehat ...!!!
Salah satu kunci sehat tapi murah adalah menjaga semangat dan “perasaan” hidup. Pada prakteknya seseorang yang mempunyai semangat hidup adalah orang yang selalu ingin berkarya dan berkarya. Dari sana diharapkan muncul hasil karya. Hasil karya akan memberikan efek rasa puas ajaib yang membuat perasaan bahagia.
Rasa bahagia akan merangsang hormon anti stres (lebih lengkap tentang hormon, klik sini) untuk bekerja maksimal, yang memberi efek salah satunya proses metabolisme berjalan optimal. Sehingga wajah tampak segar bercahaya. Kekebalan tubuh (tambah info kekebalan tubuh, klik sini) akan meningkat.
Kalau hal ini menjadi suatu kebiasaan yang rutin, akan menghasilkan tampilan fisik yang lebih muda dari usia sebenarnya. Hasilnya (jika Tuhan mengijinkan) umur akan lebih panjang.
Banyak orang “tua” (orang tua Anda atau orang yang memang usianya tergolong tua) yang di mata Anda terlihat sibuk. Untuk apa sih orang tua bersibuk-sibuk? Dengan perasaan ingin membahagiakan orang tua (bisa jadi Anda sebenarnya malu melihat orang tua Anda kok masih bercapek-capek, sepertinya Anda sebagai anak tidak “mencukupi” orang tua) Anda melarang orang tua untuk tidak bekerja.
Atau Anda berupaya bagaimana caranya supaya “kegiatan fisik” orang tua dikurangi. Bila perlu dihentikan. Orang tua toh sebentar lagi (seolah-olah lebih dekat untuk duluan) akan “berangkat”. Jadi sudah waktunya menyibukkan diri dengan urusan ibadah dan mendekatkan diri pada Tuhan.
Untuk apa bekerja? Toh Anda sebagai anak sudah dapat memberikan dan mencukupi apa yang (menurut Anda) dibutuhkan manusia untuk hidup (baca : uang). Benarkah orang tua bekerja untuk mencari kehidupan sesuai dugaan Anda?
Jika kembali ke topik di alinea pertama, dapat disimpulkan bahwa jika Anda melarang orang tua anda untuk bersibuk-sibuk, itu sesungguhnya Anda tengah berupaya memperpendek usia orang tua Anda. Anda menghalangi orang tua Anda melaksanakan kewajiban sebagai makhluk hidup yang memang harus bergerak. Anda menghalangi efek ajaib rasa puas, bekerja mempertahankan kualitas hidup orang tua Anda. Bergerak akan membuat orang tua Anda tetap sehat dan optimis dengan hidup. Tidak tersentuh waktu dan keadaan.
Jadi, jika Anda menyayangi orang tua Anda, biarkan beliau tetap “hidup”, bekerja dan tetap aktif sesuai dengan mimpi, cita-cita, ilmu, keberanian mengambil resiko, pemahaman akan makna hidup beliau. Anda sungguh beruntung. Orang tua Anda layak dijadikan teladan karena orang tua Anda manusia yang sungguh luar biasa.
Kesehatan bersifat dinamis dan Hak Individu, jadi Anda harus memahami bagaimana mempertahankan dan meningkatkan derajat kesehatan Anda dan keluarga. Kesehatan dipengaruhi oleh 4 (empat) aspek, yaitu pola asupan gizi & nafas, pola pikir & perasaan, pola aktifitas fisik dan pola lingkungan. Setelah aspek ini dikelola untuk Anda sendiri, maka selanjutnya Anda kelola untuk lingkungan Anda, minimal untuk keluarga Anda. Lebih baik lagi jika pola hidup sehat ini dapat Anda tularkan ke lingkungan yang lebih luas.
Suatu pekerjaan yang berharga, pastilah tidak mudah (Harvey Day), segalanya tergantung pada kesehatan. Kebahagiaan seseorang, sikap & sifat terhadap satu sama lain orang, semua ini tergantung pada kesehatan. Jika Anda setuju bahwa kesehatan adalah Investasi Anda yang terbesar, pasti Anda bersemangat untuk mencari ilmunya sesegera, seluas dan selengkap mungkin.
1. Asupan Gizi dan Nafas
Manusia secara biologis butuh makanan. Pertama, sebagai sumber energy. Kedua, sebagai zat pembangun. Ketiga, sebagai zat pengatur. Kenapa nafas? Karena untuk dapat beraktifitas, dibutuhkan oksigen sebagai bahan bakarnya yang sebagain besar diperoleh dari nafas. Untuk itu setiap individu harus mencari ilmu tentang bagaimana memenuhi kebutuhan fungsi makanan dan oksigen secara efisien dan efektif. Dengan harga murah (khususnya ibu-ibu yang tiap harinya menyajikan menu makanan untuk keluarga tercinta) tetapi target kebutuhan gizi tubuh terpenuhi namun tidak berlebihan.
Bagaimana dengan nafas? Tentu saja Anda harus melatih kemampuan nafas Anda untuk dapat bernafas secara efektif dan efisien. Bagaimana caranya, dengan sekali tarikan nafas dapat menangkap sebanyak mungkin oksigen untuk mendukung sebanyak mungkin kegiatan. Sikap tubuh Anda juga dibiasakan tegak untuk memperluas rongga dada (Salah satu Metode Latihan Nafas, klik disini).
2. Pikir dan Perasaan
Sumber dari segala persoalan sebenarnya dari pikiran dan perasaan Anda. Ini akan merangsang hormon-hormon tubuh Anda sesuai dengan hasil pemahaman dan pengendalian Anda atas aspek ini. Tidak perlu Anda merasakan dulu akibat yang tidak diinginkan dari salah kelola pikiran dan perasaan Anda. Kendalikan Pikiran Anda dari sekarang supaya Anda merasakan manfaatnya. Salah satunya, membiasakan berpikir positip. Lebih jauh tentang Berpikir Positip, klik disini. Turunkan stress Anda dengan mengelola Gelombang Otak Anda. Gelombang apa yang bekerja di otak Anda ; Alpha, Theta, Beta atau Delta? Bagaimana pengaruhnya pada kesehatan Anda? Lebih lengkapnya, Klik disini.
Anda akan sangat bersemangat, biasa-biasa saja, atau malas bahkan frustasi menghadapi persoalan hidup. Hasil dari pengelolaan aspek ini akan membuat Anda tampak lebih tua atau lebih muda dari umur Anda yang sebenarnya, karena tiga aspek yang lain juga ditentukan dari aspek ini. Sempurnakan diri Anda, dan berlatih untuk mengurangi tuntutan Anda pada orang lain.
3. Aktifitas Fisik
Hidup adalah untuk beraktifitas. Anda harus mengatur waktu mulai dari istirahat, berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kekuatan, kelenturan dan daya tahan otot, fungsi paru dan jantung, mencari nafkah, melayani anggota keluarga, kegiatan spiritual sampai kegiatan yang tidak bersifat rutinitas, seperti rekreasi, silaturahmi dan lain-lain. Adanya kemudahan dari perkembangan teknologi jangan membuat Anda lupa dengan kodrat tubuh Anda, beraktifitas.
4. Lingkungan
Lingkungan yang bersih, udara dengan polusi yang sangat minimal, warna kamar yang cerah, asesoris ruangan yang tertata apik, berpemandangan luas, tata ruang yang baik, tidak ada bau yang membuat anda tidak nyaman, syukur-syukur ada bau bunga (bunga asli, lho) yang harum, alunan musik yang lembut, keluarga, saudara-saudara, teman-teman kerja dan tetangga yang menyenangkan (wah… susah yah…!?), dan lain-lain. Selain itu Anda juga harus menjaga kebersihan diri.
Memang tidak akan Anda dapatkan dalam waktu yang sama, tetapi usahakan Anda terpapar dengan lingkungan yang demikian sesering mungkin. Jika Anda bekerja dengan lingkungan yang menebarkan bahan kimia, radiasi dan bahan-bahan berbahaya atau yang berpotensi bahaya lain, Anda harus disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri (lengkapnya, klik sini).
Pandang ke depan, tegakkan badan, tarik nafas dalam-dalam dengan dinding perut Anda, dan katakan “Tuhan, terima kasih sudah memberi luar biasa banyak rahmat dan anugrah padaku. Hari ini saya sehat, dan paling sehat, bimbinglah aku dengan Cahaya dan SuaraMu, untuk melakukan sesuatu sesuai dengan amanat dan sifatMu…!!” dan lakukan kegiatan sesuai rencana Anda dengan senyum dan penuh keyakinan.
Salam Sehat….!!!!
Seperti kita ketahui bahwa sebagian besar tubuh kita adalah air. Kurang lebih 80% tubuh kita adalah air. Proses metabolisme tubuh tidak dapat dilepaskan dari peran air sebagai perantara. Oleh sebab itu penting sekali untuk mempertahankan jumlah air dalam tubuh kita.
Dengan kegiatan yang kita lakukan selama 24 jam banyak air yang telah kita keluarkan, yang kita tahu adalah lewat kencing. Namun jangan lupa melalui kulit juga banyak mengeluarkan air dari dalam tubuh, juga lewat mulut kita yang "banyak bicara". Jika tubuh kita kekurangan air maka akan banyak proses metabolisme untuk mempertahankan kondisi tubuh kita tetap terjaga sehat menjadi tersendat. Kesimpulannya, jangan remehkan kegiatan mengganti cairan tubuh ini. Untuk itu sarannya minumlah dalam sehari kurang lebih 1,5 - 2 liter air (wah... gimana ngukurnya yah?). Kira-kira 8 gelas air dengan jumlah kurang lebih 200 cc. Yah... pokoknya begitu terasa haus jangan ditahan terlalu lama, itu artinya tubuh sudah memberi isyarat kepada kita "Minumlah". Akibat yang kita rasakan nantinya karena kurang minum akan banyak membuat tubuh menderita dan untuk memulihkannya butuh biaya besar. Itupun kalau bisa pulih, kalau tidak bisa pulih bagaimana? Jadi lebih murah kalau kita segera memenuhi "panggilan" tubuh untuk minum. Yang pasti dengan minum air putih pasti banyak deh manfaatnya untuk kesehatan, ok...?
